Layanan pasang iklan media : 082173436941
Terkini

Bupati Halmahera Selatan Diduga Melindungi Dua Oknum Kades yang Terseret Dugaan Perselingkuhan

333
×

Bupati Halmahera Selatan Diduga Melindungi Dua Oknum Kades yang Terseret Dugaan Perselingkuhan

Sebarkan artikel ini

FAKTAHALMAHERA.COM— Dua oknum kepala desa di wilayah Bacan Selatan kembali menjadi perhatian publik setelah keduanya terseret dalam dua dugaan kasus perselingkuhan yang mencuat dan diberitakan media ini pada Jumat lalu. Penanganan yang dinilai tidak tegas dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan membuat warga mempertanyakan sikap Bupati Halsel, yang disebut-sebut diduga melakukan pembiaran bahkan melindungi oknum tersebut.

Promosi usaha atau Personal branding Anda??
Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut.

Dugaan kasus pertama muncul setelah sejumlah warga dan perangkat desa menyampaikan adanya kedekatan tidak wajar antara seorang oknum kades dengan seorang perempuan yang disebut masih berstatus istri sah orang lain. Hubungan keduanya diduga sudah lama menjadi sorotan internal perangkat desa dan masyarakat.

Seorang warga Bacan Selatan mengungkapkan bahwa keduanya sering terlihat bersama di berbagai lokasi umum.

“Kami sudah beberapa kali lihat mereka berduaan. Kedekatannya beda dari hubungan kerja biasa,” ujarnya, meminta namanya dirahasiakan.

Kasus kedua mencuat setelah seorang oknum kades berbeda diduga tertangkap saat razia Satpol PP di sebuah indekos bersama seorang perempuan yang disebut masih memiliki suami sah. Keduanya kemudian dibawa ke pos penjagaan Satpol PP di depan Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan.

Namun, penanganan kasus tersebut dinilai tidak tegas.

“Sudah diklarifikasi Kasat Satpol PP, tapi oknum kades itu hanya dibuatkan pernyataan tertulis. Tidak ada sanksi lanjutan,” ungkap salah satu sumber terpercaya.

Di tengah menguatnya dua kasus ini, sebagian masyarakat mulai mempertanyakan ketegasan pemerintah kabupaten. Minimnya tindakan tegas disebut-sebut memicu dugaan pembiaran.

Salah satu tokoh masyarakat Bacan Selatan menilai pemerintah daerah seolah tidak bersikap.

“Bupati Halmahera Selatan diduga melindungi dua oknum kades ini karena sampai sekarang tidak ada langkah tegas maupun penjelasan resmi,” ungkapnya kepada media ini, Senin (17/11/2025).

Ia menambahkan bahwa ketertutupan informasi justru memperburuk persepsi masyarakat.

“Kalau tidak ada klarifikasi resmi, wajar kalau masyarakat menduga pemerintah membiarkan atau melindungi. Ini sudah dua kasus sekaligus dan menyangkut etika pejabat publik,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan belum memberikan pernyataan resmi atas dua dugaan kasus perselingkuhan yang melibatkan dua oknum kades tersebut. Publik berharap ada kejelasan dari Pemkab Halsel untuk meredam keresahan warga Bacan Selatan.

Redaksi menegaskan bahwa seluruh informasi dalam pemberitaan ini merupakan dugaan berdasarkan kesaksian warga, sumber internal, dan temuan lapangan. Klarifikasi resmi dari pihak berwenang sangat dibutuhkan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

 

Redaksi: Draken/”