
FAKTAHALMAHERA.COM – Pemuda Desa Kawasi menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa penikaman yang menimpa salah satu pemuda asal Obi Desa Galala. Insiden ini tidak hanya melukai korban, tetapi juga berpotensi memicu ketegangan sosial yang lebih luas di masyarakat.
Ketua Pemuda Desa Kawasi, Jois Nanlessy, menegaskan agar segala bentuk perkelahian dan aksi balas dendam dihentikan segera. Ia mengimbau kelompok yang terlibat untuk menahan diri dan tidak memperkeruh situasi.
“Kami menghimbau dengan tegas agar semua konflik dan perkelahian segera disudahi. Kekerasan tidak memberikan manfaat, justru memperbesar dampak sosial,” ujar Jois kepada media ini, Selasa (31/03/2026).
Pemuda Kawasi mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Halmahera Selatan, untuk bertindak cepat dan tegas dalam menangani kasus ini. Pelaku penikaman harus segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku demi menjaga rasa keadilan masyarakat.
Selain itu, Pemuda Kawasi mengingatkan masyarakat untuk tidak terprovokasi narasi yang sengaja dibangun untuk memecah belah, termasuk isu yang mengarah pada konflik antar daerah.
“Kami mengajak seluruh warga Kawasi dan masyarakat luas untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi yang memicu pertikaian antar wilayah,” tegas Jois.
Pemuda Kawasi berkomitmen menjaga stabilitas, keamanan, dan persaudaraan di tengah masyarakat. Warga pendatang yang bekerja di Kawasi juga diimbau fokus pada pekerjaan masing-masing dan tidak terlibat dalam kegiatan yang menimbulkan kegaduhan.
Terdapat indikasi pihak-pihak yang berpotensi melakukan balas dendam. Pemuda Kawasi meminta kepolisian segera mengambil langkah pengamanan guna mencegah eskalasi konflik dan memastikan kasus ini tidak berkepanjangan.
Redaksi: Draken/”















