Layanan pasang iklan media : 082173436941
BeritaDaerahEkonomi & BisnisMaluku Utara

Kemenperin Dorong Penguatan IKM di Maluku Utara, Ratusan Peserta Ikuti Pelatihan Wirausaha Baru di Halmahera Selatan

2324
×

Kemenperin Dorong Penguatan IKM di Maluku Utara, Ratusan Peserta Ikuti Pelatihan Wirausaha Baru di Halmahera Selatan

Sebarkan artikel ini

FAKTAHALMAHERA.COM-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di daerah. Salah satunya melalui pelatihan pengembangan wirausaha baru yang digelar di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

Promosi usaha atau Personal branding Anda??
Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut.

Kegiatan ini resmi dibuka pada Senin 13 Oktober,dan dipusatkan di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Jl. Kebun Karet Putih, Bacan Selatan. Pelatihan ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai kecamatan di wilayah Halmahera Selatan yang memiliki potensi usaha maupun sudah menjalankan usaha kecil dan menengah.

Aspirasi Masyarakat yang Ditindaklanjuti Pemerintah Pusat

Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan oleh anggota Komisi VII DPR RI dapil Maluku Utara, Izzudin Alqassam Kasuba. Ia menyatakan bahwa pelatihan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara legislatif dan pemerintah pusat untuk memastikan program pemberdayaan ekonomi dapat diterima langsung oleh masyarakat daerah.

Menurut Alqassam, sebanyak 244 pelaku usaha kecil dan menengah mengikuti kegiatan ini. Mereka akan mendapatkan pembekalan pengetahuan sekaligus praktik untuk meningkatkan kapasitas, produktivitas, serta daya saing usaha di sektor IKM.

  • “Ini komitmen kita mengawal program-program pemerintah pusat untuk dibawa ke masyarakat di daerah,” tegas Alqassam usai menghadiri pembukaan pelatihan, Senin (13/10/2025).

Fasilitasi Legalitas Usaha dan Praktik Keterampilan

Selain materi dasar kewirausahaan, para peserta akan dibantu Kemenperin dalam proses penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Legalitas ini menjadi syarat utama agar pelaku usaha bisa mengakses berbagai program bantuan, pemasaran, hingga pembiayaan.

Tidak hanya teori, para peserta juga akan mengikuti praktik pengembangan IKM, salah satunya pelatihan penggunaan dan perawatan mesin tempel yang akan dilaksanakan selama beberapa hari ke depan. Pelatihan ini disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat pesisir, khususnya nelayan yang membutuhkan armada tangkap yang efisien.

  • “Titik awal berusaha itu dari NIB. Kalau itu sudah ada, pasti lebih mudah lagi. Kemudian peserta ini akan ikut praktik mesin tempel juga,” jelasnya.

Akses Modal dan Bantuan Usaha Akan Dibuka Lebar

Tak hanya berhenti pada pelatihan, Alqassam menegaskan bahwa pemerintah pusat melalui Kemenperin juga akan membuka akses modal usaha bagi para pelaku IKM di daerah.

Skema dukungan tersebut mencakup:

Bantuan uang tunai,

Bantuan alat penunjang usaha,

Akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui bank-bank Himbara.

Kemudahan ini ditujukan agar pelaku usaha tidak hanya dilatih, tetapi juga diberikan peluang nyata untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

  • “Syarat mendapatkan KUR itu sudah ikut pelatihan, dan sudah punya legalitas berusaha,” tandas Alqassam yang juga merupakan adik Bupati Halmahera Selatan.

Wujud Nyata Pemerataan Ekonomi

Melalui program ini, Kementerian Perindustrian berharap tumbuhnya wirausaha baru di Halmahera Selatan akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal, membuka lapangan kerja, serta memperkuat sektor industri berbasis potensi daerah.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap pelaku IKM tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan atau Pulau Jawa, tetapi menjangkau daerah kepulauan seperti Maluku Utara.(red).