Layanan pasang iklan media : 082173436941
Terkini

Halsel Akan Diguncang Aksi Besar, BARAH Siap Kepung Kantor DPRD, Polres, Kejari, dan Bupati

46
×

Halsel Akan Diguncang Aksi Besar, BARAH Siap Kepung Kantor DPRD, Polres, Kejari, dan Bupati

Sebarkan artikel ini

FAKTAHALMAHERA.COM — Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dipastikan akan diguncang aksi demonstrasi besar-besaran. Barisan Rakyat Halsel (BARAH) menyatakan siap turun ke jalan dengan menghadirkan ribuan massa untuk mengepung empat titik vital, yakni Kantor DPRD Halsel, Kantor Polres Halsel, Kantor Kejari Halsel, dan Kantor Bupati Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

Promosi usaha atau Personal branding Anda??
Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut.

Aksi tersebut dijadwalkan akan digelar pada Senin, 8 Agustus, dengan estimasi kehadiran sekitar 5.000 orang massa aksi dari berbagai elemen masyarakat. BARAH menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk perlawanan rakyat atas kebijakan dan praktik pemerintahan yang dianggap tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Dalam aksinya, BARAH membawa 16 poin tuntutan, terdiri atas 4 isu nasional dan 12 isu lokal, yakni:

Isu Nasional:

1. Pajak

2. UU Perampasan

3. Kenaikan Pajak DPR-DPRD

4. Pernyataan Anggota DPRD (Masdar Mansur)

Isu Lokal:

1. Pemukulan Kohati

2. BPRS

3. Masjid Raya

4. Pelecehan Seksual

5. Ganti Rugi Bencana Alam

6. Tata Ruang

7. Pelantikan 4 Kades yang Cacat Prosedural

8. Mafia BBM

9. Perusda

10. Anggaran Rp500 Juta Jasa KPU

11. Beasiswa Fiktif

12. Ruda Paksa

Ketua BARAH, Adi H Adam, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa, melainkan peringatan keras kepada para pengambil kebijakan.

“Kami tidak main-main. Ini adalah suara rakyat Halsel yang sudah terlalu lama dipinggirkan. Jika pemerintah dan aparat tidak serius menindaklanjuti 16 tuntutan ini, maka jangan salahkan rakyat ketika turun dengan gelombang yang lebih besar lagi,” tegas Adi H Adam.

Sebagai bentuk keseriusan, surat pemberitahuan aksi telah resmi dimasukkan ke Polres Halmahera Selatan, sehingga aksi dipastikan akan berlangsung sesuai prosedur hukum.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian, pemerintah daerah, maupun Kejari Halsel belum memberikan keterangan resmi terkait rencana aksi tersebut.

 

Redaksi: Draken/”