Layanan pasang iklan media : 082173436941
Terkini

Kejutan Tiga Bersaudara di Hari Ibu, Tabungan Jajan Jadi Hadiah Penuh Makna

160
×

Kejutan Tiga Bersaudara di Hari Ibu, Tabungan Jajan Jadi Hadiah Penuh Makna

Sebarkan artikel ini

FAKTAHALMAHERA.COM — Peringatan Hari Ibu tahun ini menjadi momen tak terlupakan bagi sebuah keluarga di Desa Panambuang, Kabupaten Halmahera Selatan. Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti rumah sederhana tersebut pada Senin dini hari (22/12/2025), ketika tiga orang anak memberikan kejutan istimewa hasil jerih payah mereka sendiri kepada sang ibu tercinta.

Promosi usaha atau Personal branding Anda??
Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut.

Ketiga bersaudara itu adalah Nur Raidah (13), Aleza (11), dan si bungsu M. Alfattah (5). Meski masih berusia sangat muda, mereka menunjukkan ketulusan dan kepedulian yang luar biasa. Kejutan tersebut bukanlah hadiah mahal, melainkan buah dari kesabaran dan pengorbanan kecil yang mereka kumpulkan selama dua minggu terakhir.

Tanpa sepengetahuan sang ibu, ketiganya sepakat menyisihkan sebagian uang jajan harian mereka. Setiap koin dan lembaran uang disimpan rapi di dalam sebuah celengan kecil. Bagi mereka, celengan itu bukan sekadar tempat menabung, melainkan simbol harapan untuk menghadirkan senyum di wajah ibu yang selama ini tanpa lelah merawat dan membesarkan mereka.

Tepat setelah pergantian hari, sekitar pukul 01.00 WIT, ketika suasana rumah mulai hening, ketiga anak tersebut perlahan menghampiri sang ibu yang tengah bersantai di ruang belajar milik ayah mereka. Dengan langkah pelan dan wajah malu-malu, Nur Raidah sebagai anak tertua memimpin momen tersebut. Di tangannya, ia membawa sebuah kotak kado berbalut kertas warna merah muda dan ungu.

Kotak kado itu berisi 12 pasang kaus kaki baru, sebuah surat tulisan tangan yang berisi ungkapan cinta dan rasa terima kasih, dua kotak kue, serta lilin yang telah dinyalakan sebagai simbol perayaan sederhana Hari Ibu. Meski terlihat sederhana, setiap isi kado tersebut memiliki makna mendalam bagi ketiga bersaudara itu.

“Kami ingin membuat Ibu tersenyum di Hari Ibu ini. Hadiah ini memang tidak seberapa dibandingkan pengorbanan Ibu untuk kami, tapi semuanya kami beli dari tabungan kami bertiga,” ujar Nur Raidah dan Aleza lirih, sebelum memeluk ibunya dengan penuh kasih, Senin (22/12/2025).

Sang ibu yang awalnya tidak menyadari rencana anak-anaknya, tampak terkejut dan tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Air mata bahagia pun mengalir di pipinya saat membaca surat tulisan tangan yang diberikan anak-anaknya. Ia mengaku tidak pernah membayangkan akan menerima kejutan semanis itu, terlebih dari hasil jerih payah anak-anaknya sendiri.

“Ini hadiah yang sangat berharga bagi saya. Bukan karena barangnya, tetapi karena niat dan ketulusan mereka. Saya bangga dan bersyukur memiliki anak-anak yang penuh perhatian,” ungkap sang ibu dengan suara bergetar.

Momen penuh kehangatan tersebut menjadi potret sederhana namun kuat tentang makna kasih sayang dalam keluarga. Di tengah kesederhanaan hidup, nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan rasa hormat kepada orang tua tumbuh dengan alami dalam diri anak-anak tersebut.

Kisah tiga bersaudara di Desa Panambuang ini menjadi pengingat bahwa Hari Ibu bukan tentang hadiah mahal atau perayaan besar, melainkan tentang cinta, perhatian, dan ungkapan terima kasih yang tulus. Sebuah ucapan “Selamat Hari Ibu” yang disertai pelukan hangat mampu menjadi kado terindah, melampaui nilai materi apa pun.

 

Redaksi: Draken/”