Layanan pasang iklan media : 082173436941
Terkini

Siswa SMP Negeri 70 Halmahera Selatan Keluhkan Krisis Air Bersih di Desa Dowora Kec.Gane Barat Selatan, Mohon Perhatian Gubernur Maluku Utara dan Bupati Halmahera Selatan

418
×

Siswa SMP Negeri 70 Halmahera Selatan Keluhkan Krisis Air Bersih di Desa Dowora Kec.Gane Barat Selatan, Mohon Perhatian Gubernur Maluku Utara dan Bupati Halmahera Selatan

Sebarkan artikel ini

Faktahalmahera.com – Krisis air bersih yang telah lama melanda Desa Dowora, Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali menjadi perhatian. Kali ini, keluhan disampaikan oleh seorang siswa SMP Negeri 70 Halmahera Selatan, Faras M. Ismail, yang menyuarakan keprihatinannya atas sulitnya masyarakat memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurut Faras, persoalan air bersih tidak hanya menyulitkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berdampak langsung terhadap dunia pendidikan. Warga harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan air bersih, sehingga waktu dan tenaga yang seharusnya dimanfaatkan untuk belajar maupun bekerja habis demi memenuhi kebutuhan dasar tersebut.

Promosi usaha atau Personal branding Anda??
Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut.

“Setiap hari masyarakat harus berjuang mencari air bersih. Kondisi ini sangat memprihatinkan. Kami berharap pemerintah dapat segera memberikan solusi nyata karena air bersih adalah kebutuhan dasar setiap warga,” ujar Faras kepada media ini, jumat (31/07/2026).

Selain menghambat aktivitas masyarakat, keterbatasan air bersih juga berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Kurangnya akses terhadap air bersih dapat menyebabkan masyarakat kesulitan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, sehingga meningkatkan risiko penyakit seperti diare, penyakit kulit, infeksi saluran pencernaan, serta berbagai penyakit yang berkaitan dengan sanitasi yang buruk. Anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan terdampak karena kondisi tersebut dapat mengganggu kesehatan, pertumbuhan, dan konsentrasi belajar mereka.

Faras juga menyampaikan harapannya kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, dan Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, S.Pd.I., M.I.Kom., agar memberikan perhatian serius terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat Desa Dowora.

“Kami memohon dengan hormat kepada Ibu Gubernur Maluku Utara dan Bapak Bupati Halmahera Selatan agar dapat melihat langsung kondisi masyarakat Desa Dowora. Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting. Kami berharap pemerintah segera membangun sarana air bersih yang memadai agar masyarakat dapat hidup lebih sehat dan anak-anak dapat belajar dengan nyaman,” katanya.

Lebih lanjut, Faras mengungkapkan kekhawatirannya terhadap keberlangsungan pendidikan di Desa Dowora apabila persoalan ini tidak segera ditangani. Menurutnya, krisis air bersih yang berkepanjangan bukan hanya dirasakan oleh masyarakat dan peserta didik, tetapi juga menjadi tantangan bagi para tenaga pendidik yang bertugas di wilayah tersebut.

Ia menilai, apabila kondisi tersebut terus dibiarkan tanpa solusi yang nyata, sebagian guru yang bertugas di Desa Dowora, khususnya di SMP Negeri 70 Halmahera Selatan, akan semakin berat menjalankan tugasnya. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mendorong sebagian tenaga pendidik mengajukan permohonan mutasi ke sekolah lain yang memiliki fasilitas dan akses air bersih yang lebih memadai. Jika hal itu terjadi, proses belajar mengajar di sekolah berpotensi terganggu akibat berkurangnya jumlah tenaga pendidik.

Masyarakat Desa Dowora berharap Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menjadikan penyediaan air bersih sebagai salah satu program prioritas. Selain memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, penyediaan air bersih merupakan investasi penting untuk meningkatkan derajat kesehatan, menjamin kelangsungan pendidikan, serta menciptakan kenyamanan bagi tenaga pendidik dan masyarakat yang mengabdi di Desa Dowora.

Di akhir penyampaiannya, Faras berharap suara masyarakat dan para pelajar Desa Dowora dapat didengar oleh para pemangku kebijakan.

“Saya berharap Ibu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, dan Bapak Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, S.Pd.I., M.I.Kom., dapat membaca keluhan saya ini. Saya menyampaikan suara hati masyarakat dan para pelajar di Desa Dowora yang setiap hari menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih. Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan, kami hanya berharap dapat menikmati air bersih seperti masyarakat di daerah lain. Semoga pemerintah dapat segera mengambil langkah nyata agar penderitaan masyarakat Desa Dowora segera berakhir,” tuturnya.

Faras menegaskan bahwa air bersih bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan penunjang utama kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dapat bersinergi menghadirkan solusi yang berkelanjutan melalui pembangunan sarana penyediaan air bersih, sehingga masyarakat Desa Dowora dapat hidup lebih layak dan generasi muda dapat belajar tanpa dibayangi kesulitan memperoleh air bersih setiap hari.