Layanan pasang iklan media : 082173436941
Terkini

Bangkitkan Semangat Membatik Generasi Muda, Workshop Batik Malefo Tubo Dorong Pelestarian Budaya dan Inovasi Kreatif di Kota Ternate

207
×

Bangkitkan Semangat Membatik Generasi Muda, Workshop Batik Malefo Tubo Dorong Pelestarian Budaya dan Inovasi Kreatif di Kota Ternate

Sebarkan artikel ini

FAKTAHALMAHERA.COM– Upaya melestarikan warisan budaya lokal sekaligus membangun semangat berkarya di kalangan generasi muda terus dilakukan melalui Workshop dan Pelatihan Batik Malefo Tubo Berbasis Tradisi untuk Inovasi Budaya Berkelanjutan yang berlangsung pada 10–11 Juli 2026 di Kota Ternate.

Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus praktik membatik bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk mengenal lebih dekat nilai-nilai budaya yang terkandung dalam Batik Malefo Tubo. Selain mempelajari sejarah dan filosofi batik, peserta juga dibekali keterampilan mengembangkan motif, teknik pembuatan, hingga pengemasan produk agar mampu mengikuti perkembangan industri kreatif tanpa meninggalkan identitas budaya daerah.

Promosi usaha atau Personal branding Anda??
Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut.

Ketua Tim Pelaksana, Dr. Ali Ajam, M.Pd, menjelaskan bahwa Batik Malefo Tubo bukan sekadar kain bermotif, melainkan simbol identitas budaya masyarakat Ternate yang sarat makna filosofis. Menurutnya, terdapat tiga landasan utama dalam memahami Batik Malefo Tubo, yakni ontologi (keberadaan), epistemologi (pengetahuan), dan aksiologi (nilai).

Ia menjelaskan, dari aspek ontologi, motif Batik Malefo Tubo merepresentasikan kekayaan alam Maluku Utara, seperti cengkeh, pala, kelapa, serta bentang alam kepulauan yang menjadi ciri khas daerah. Motif tersebut merupakan refleksi hubungan erat masyarakat Ternate dengan lingkungan sekaligus pengingat bahwa Maluku Utara merupakan daerah yang dikenal sebagai episentrum rempah dunia.

Sementara dari sisi epistemologi, Batik Malefo Tubo menggambarkan proses lahir dan berkembangnya tradisi membatik di Kelurahan Tubo hingga menjadi bagian dari identitas budaya Kota Ternate. Adapun aspek aksiologi menegaskan nilai etika dan estetika yang terkandung dalam setiap motif batik.

“Malefo” sendiri memiliki makna kerja keras, ketekunan, dan semangat berkarya yang diwariskan masyarakat Tubo dari generasi ke generasi. Nilai tersebut menjadi dasar bahwa Batik Malefo Tubo tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga berfungsi sebagai media pelestarian sejarah, budaya, dan jati diri masyarakat Ternate.

Dalam kesempatan yang sama, PPK Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah Maluku Utara, Salim Fauzan, S.Si., M.Pd, menyampaikan bahwa pelestarian budaya membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keterlibatan pemerintah, akademisi, pelaku budaya, komunitas, hingga generasi muda menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya daerah.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Kemitraan BPK Maluku Utara, Fauziah Rasid, S.S., M.Si, memaparkan berbagai program pemajuan kebudayaan yang dijalankan pemerintah, termasuk pentingnya menjaga sepuluh objek pemajuan kebudayaan serta keberadaan cagar budaya di Kota Ternate sebagai bagian dari penguatan identitas budaya masyarakat.

Workshop menghadirkan tiga narasumber utama, yakni M. Farhan selaku maestro batik, Dr. Sahrun Sudirman, M.Pd, serta pemateri dari Balai Pelestarian Kebudayaan Maluku Utara.

Dalam materinya bertajuk “Mengenal, Membatik, dan Melestarikan: Penguatan Batik Malefo Tubo bagi Generasi Muda Ternate”, M. Farhan menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlangsungan Batik Malefo Tubo sebagai identitas budaya Kota Ternate.

Sementara itu, Dr. Sahrun Sudirman melalui materi “Dari Tradisi ke Inovasi: Menelusuri Asal-Usul Batik Malefo Tubo sebagai Identitas Budaya Kota Ternate” mengajak peserta memahami sejarah, filosofi, inovasi motif, serta peluang pengembangan Batik Malefo Tubo sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

Workshop teori dilaksanakan di SMP Negeri 4 Kota Ternate pada Jumat (10/7/2026), sedangkan pelatihan praktik membatik berlangsung di Kelurahan Tubo, Kecamatan Ternate Utara, pada Sabtu (11/7/2026). Seluruh peserta memperoleh pendampingan langsung dari para perajin dan narasumber yang telah berpengalaman dalam pengembangan batik khas Kota Ternate.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya memahami dan mencintai budaya lokal, tetapi juga mampu mengembangkan Batik Malefo Tubo menjadi produk kreatif yang memiliki daya saing tinggi. Dengan demikian, Batik Malefo Tubo diharapkan terus tumbuh sebagai simbol identitas budaya Kota Ternate sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya secara berkelanjutan di Maluku Utara.

 

Redaksi:Adan/”