
LABUHA, FaktaHalmahera.Com – Hujan deras terus mengguyur Desa Balitata Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan yang mengakibatkan terjadinya banjir hingga merobohkan 1 unit jembatan penyeberangan darurat Desa ke Ibu Kota Kecamatan. Kamis, (27/06/2024).
Kepala Desa Balitata Haryadi Sangaji kepada media ini mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir ini hujan terus mengguyur Desa kami, namun sejak kemarin (Kamis) siang hujan terus turun sejak pukul : 14.15 sampai dengan pukul : 20.35 WIT, akibatnya terjadi banjir yang merobohkan jembatan penyeberangan Desa.
“Di hari kamis itu Hujan turun mulai dari jam 2 siang sampai jam 8 malam, akibatnya terjadi banjir yang merobohkan jembatan penyeberangan,” ucap Kades Balitata. Sabtu, (29/06/2034).
Haryadi menjelaskan, jembatan yang terputus akibat banjir kemarin malam tersebut merupakan hasil dari gotong royong dan swadaya masyarakat, dimana jembatan itu menghubungkan tiga Desa dalam wilayah Kecamatan Gane Barat.
“Jembatan Kayu yang rusak akibat banjir itu sebagai jembatan alternatif yang menghubungkan antara Ibu Kota Kecamatan Saketa dan Desa Balitata, serta Desa Oha,” terangnya.
Kades dua periode ini menambahkan, jembatan alternatif yang panjangnya sekitar sebelas meter lebih itu terputus akibat banjir, sehingga jembatan yang setiap saat dilalui oleh Anak sekolah ke Ibu Kota Kecamatan (Saketa) sudah tidak bisa dilalui karena rusak dihantam banjir.
Untuk itu kata Kades, dirinya akan berkoordinasi dengan pihak Pemda yakni Dinas terkait untuk mencari solusi atas musibah banjir yang merusak salah satu jembatan alternatif tersebut.
“Saya akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menangani masalah akibat hantaman banjir, agar secepatnya jembatan tersebut bisa dilalui seperti semula,” tutup Kades Haryadi. (red/fh)*















