Layanan pasang iklan media : 082173436941
Terkini

Gubernur Maluku Utara, ibu Sherly Djoanda Laos menghimbau Masyarakat tetap WASPADA, walaupun BMKG sudah mengeluarkan informasi potensi Tsunami akibat Gempa sudah tidak menjadi ANCAMAN.

106
×

Gubernur Maluku Utara, ibu Sherly Djoanda Laos menghimbau Masyarakat tetap WASPADA, walaupun BMKG sudah mengeluarkan informasi potensi Tsunami akibat Gempa sudah tidak menjadi ANCAMAN.

Sebarkan artikel ini

FaktaHalmahera.com — Maluku Utara — Setelah melakukan pemantauan dan kajian terkini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa peringatan atas ancaman tsunami akibat gempa berkekuatan 7,6 magnitudo yang terjadi pada tanggal 02/04/2026 waktu 07:48 WIT tersebut sudah tidak lagi berpotensi membahayakan.

 

Promosi usaha atau Personal branding Anda??
Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut.

Informasi ini memberi masyarakat yang awalnya melakukan penyelamatan mandiri ke dataran yang di anggap aman dari Tsunami perlahan kembali ke kediaman masing-masing.

 

Kini, dengan status peringatan yang telah dicabut, masyarakat diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing. Meski demikian, Gubernur Maluku Utara (Sherly Djoanda Laos) selaku kepala pemerintahan mengingatkan bahwa kewaspadaan tetap diperlukan mengingat kemungkinan gempa susulan.

 

Sherly Tjoanda Laos, menyampaikan pesan yang menenangkan kepada semua lapisan masyarakat di tengah perkembangan dari BMKG ini.

 

“Puji syukur, berdasarkan informasi resmi, peringatan tsunami telah berakhir. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk kembali beraktivitas secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan,” Ucap Beliau

 

Beliau memberi apresiasi atas fast respon dari masyarakat yang telah membantu meminimalkan risiko atas dampak kepanikan yang lebih besar.

 

“Ketenangan dan kedisiplinan masyarakat dalam mengikuti arahan adalah kunci. Tetap waspada, terus pantau informasi resmi, dan saling menjaga satu sama lain,” ucap Ibu Gubernur

 

Warga yang terdampak akan tetap menjadi perhatian pemerintah, dengan tetap siaga  melakukan pendataan .

 

 

Redaksi : Korwil Malut