Layanan pasang iklan media : 082173436941
Terkini

Panen Perdana Cabai 300 Kg di Halteng, Program TEKAD Dorong Kemandirian Petani

73
×

Panen Perdana Cabai 300 Kg di Halteng, Program TEKAD Dorong Kemandirian Petani

Sebarkan artikel ini

Faktahalmahera.com — Halmahera Tengah – Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) di Kabupaten Halmahera Tengah kembali menunjukkan hasil positif. Kelompok demplot di Desa Kluting Jaya, Kecamatan Weda Selatan, berhasil melaksanakan panen perdana cabai dengan total produksi mencapai 300 kilogram.

Promosi usaha atau Personal branding Anda??
Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut.

 

Keberhasilan ini menjadi tonggak awal pengembangan sektor hortikultura berbasis pemberdayaan masyarakat desa. Selain berkontribusi pada peningkatan ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat, khususnya petani yang tergabung dalam kelompok usaha produktif.

 

Ketua Kelompok KPB Desa Kluting Jaya, Arifin Goro-Goro, mengungkapkan rasa syukur dan optimisme atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan panen perdana ini tidak lepas dari kerja sama solid antaranggota kelompok serta dukungan berbagai pihak.

“Panen perdana ini menjadi bukti bahwa usaha dan kerja keras kami mulai membuahkan hasil. Meski masih tahap awal, hasil 300 kilogram ini cukup memberikan semangat bagi kami untuk terus mengembangkan budidaya cabai ke depan,” ujar Arifin.

 

Ia menambahkan, hasil panen tersebut telah memenuhi kebutuhan pasar di wilayah Kecamatan Weda Selatan hingga Kota Weda. Ke depan, kelompoknya akan meningkatkan perawatan tanaman dan memperluas lahan tanam guna mendongkrak produksi pada musim panen berikutnya. Arifin juga berharap dukungan berkelanjutan dari pemerintah melalui Program TEKAD agar petani semakin mandiri dan berdaya saing.

 

Sementara itu, Fasilitator Kecamatan Weda Selatan, Harmiyati, memberikan apresiasi atas capaian kelompok demplot Kluting Jaya. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari pendampingan yang konsisten serta komitmen masyarakat dalam menjalankan program secara optimal.

 

“Panen perdana ini adalah langkah awal yang sangat baik. Kami melihat keseriusan dan semangat tinggi dari kelompok dalam mengelola demplot. Harapannya, ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi pertanian lokal,” tuturnya.

 

Harmiyati juga menekankan bahwa Program TEKAD tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penguatan kapasitas petani, manajemen usaha, serta akses pasar. Dengan pendekatan tersebut, hasil pertanian diharapkan tidak hanya berhenti pada produksi, tetapi mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

 

Program TEKAD sendiri merupakan inisiatif pemerintah dalam mendorong transformasi ekonomi desa melalui pendekatan terintegrasi, mencakup sektor pertanian, perikanan, hingga pengembangan usaha mikro. Di Kabupaten Halmahera Tengah, program ini telah memberikan dampak positif di berbagai desa, termasuk Desa Kluting Jaya.

 

Dengan keberhasilan panen perdana ini, masyarakat Kluting Jaya diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama peningkatan kesejahteraan. Ke depan, produksi yang lebih besar dan berkualitas diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat lokal maupun regional. (*/Red)