Layanan pasang iklan media : 082173436941
Terkini

Panen Perdana Jagung di Desa Were Capai 1,5 Ton, Diserap Pasar Lokal

59
×

Panen Perdana Jagung di Desa Were Capai 1,5 Ton, Diserap Pasar Lokal

Sebarkan artikel ini

FAKTAHAMAHERA.COM — Weda, Halmahera Tengah — Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) kembali menunjukkan hasil nyata melalui panen perdana jagung di Desa Were, Kecamatan Weda. Dari lahan demplot yang dikelola masyarakat, produksi jagung berhasil mencapai 1,5 ton dan langsung terserap pasar lokal.

Promosi usaha atau Personal branding Anda??
Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut.

Keberhasilan ini menjadi indikator awal bahwa program pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian mulai memberikan dampak signifikan bagi masyarakat desa. Tidak hanya sebatas panen perdana, hasil jagung tersebut bahkan telah diminati pasar sejak sebelum masa panen tiba.

Ketua Kelompok Penerima Manfaat (KPB) Desa Were, Risal Dahlan, menyatakan bahwa capaian tersebut menjadi suntikan semangat bagi kelompoknya untuk terus mengembangkan sektor pertanian secara berkelanjutan.

“Panen ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus menanam dan mengembangkan pertanian secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dari sisi pemasaran, hasil panen jagung tidak mengalami kendala berarti.
Sebagian besar produksi telah dipesan oleh masyarakat sekitar, termasuk desa-desa di wilayah Weda hingga pasar lokal di kecamatan tersebut.

Tingginya aktivitas ekonomi, terutama dengan bertambahnya jumlah karyawan di kawasan industri, turut membuka peluang pasar yang menjanjikan bagi petani lokal.

Untuk menjaga kesinambungan produksi, kelompok tani telah menyiapkan lahan seluas satu hektare sebagai tahap penanaman berikutnya. Lahan tersebut telah dibersihkan sehingga proses tanam dapat segera dilakukan tanpa jeda.

Fasilitator Kecamatan Weda, Hidayat Syarif, menegaskan bahwa pendampingan kepada kelompok tani akan terus dilakukan guna memastikan keberlanjutan program. Ia optimistis, pengelolaan pertanian yang konsisten dan profesional mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jika dilakukan secara konsisten dan profesional, sektor pertanian ini dapat menjadi sumber utama pemenuhan kebutuhan rumah tangga,” ungkapnya.

Program TEKAD sendiri dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi desa melalui optimalisasi potensi lokal.

Keberhasilan panen perdana ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Desa Were untuk berkembang sebagai salah satu sentra produksi jagung di Halmahera Tengah.

Dengan dukungan berkelanjutan dan semangat masyarakat yang terus tumbuh, Desa Were kini menatap masa depan ekonomi yang lebih mandiri dan sejahtera.  (TIM/RED)