Layanan pasang iklan media : 082173436941
Terkini

Panen Terong ke-6 Demplot Desa Sumbersari Tembus 1 Ton, Perkuat Optimisme Petani

57
×

Panen Terong ke-6 Demplot Desa Sumbersari Tembus 1 Ton, Perkuat Optimisme Petani

Sebarkan artikel ini

FAKTAHALMAHERA.COM — Weda Selatan — Halmahera Tengah — Kabar menggembirakan datang dari kegiatan Demonstration Plot (DEMPLOT) di Desa Sumbersari, Kecamatan Weda Selatan. Pada panen ke-6, kelompok tani setempat berhasil memproduksi terong hingga mencapai 1 ton. Capaian ini menjadi bukti konkret bahwa pengembangan pertanian melalui program demplot menunjukkan hasil yang positif dan berkelanjutan.

Promosi usaha atau Personal branding Anda??
Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut.

Ketua Demplot Desa Sumbersari, Arfan, menjelaskan bahwa hasil panen kali ini langsung diserap oleh pedagang dari kawasan industri IWIP. Pola kemitraan yang telah terbangun membuat distribusi hasil panen menjadi lebih efisien. Produk pertanian tidak perlu menunggu lama untuk dipasarkan karena langsung dijemput di lokasi.

“Kami sudah bekerja sama dengan pedagang lapak IWIP. Setiap selesai panen, mereka langsung datang mengambil hasilnya. Harga yang disepakati juga cukup baik, yakni Rp.7000 per kilogram,” ujar Arfan.

Ia menambahkan, panen kali ini merupakan panen ke-6 untuk hamparan pertama. Sementara itu, hamparan kedua saat ini masih dalam tahap produksi dan diharapkan dapat memberikan hasil yang tidak kalah optimal.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif fasilitator di tingkat kecamatan yang secara konsisten memberikan pendampingan kepada petani. Rukmana, selaku fasilitator Kecamatan Weda Selatan, menegaskan pentingnya edukasi berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas petani, mulai dari teknik budidaya hingga manajemen pascapanen.

“Kami terus mendorong petani agar tetap aktif dan bersemangat. Pendampingan dilakukan secara menyeluruh agar petani dapat merasakan manfaat langsung dan menjadikan pertanian sebagai profesi yang menjanjikan,” ungkap Rukmana.

Senada dengan itu, Harmiyati menilai bahwa kunci utama keberhasilan petani terletak pada kemandirian dan profesionalisme dalam mengelola usaha tani. Menurutnya, kemampuan tersebut akan berdampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi keluarga.

“Jika petani sudah mandiri dan profesional, mereka akan mampu menciptakan kondisi ekonomi yang lebih baik. Ini penting untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Dengan capaian produksi yang terus meningkat, program demplot di Desa Sumbersari diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi desa-desa lain dalam mengembangkan sektor pertanian.

Selain meningkatkan produktivitas, program ini juga diyakini mampu menumbuhkan semangat petani untuk terus maju serta menjadikan pertanian sebagai sumber penghidupan yang layak dan berkelanjutan.

 

(*/red)