HALMAHERA TENGAH – Pengungkapan dugaan peredaran senjata api (senpi) ilegal oleh mendapat apresiasi dari Kepala Biro Media Fakta Halmahera Kabupaten Halmahera Tengah, Aldrianus Okay.
Aldrianus menilai keberhasilan aparat mengungkap dugaan peredaran senpi ilegal merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Maluku Utara.
Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut seharusnya tidak berhenti pada pelaku yang berada di tingkat lapangan. Aparat penegak hukum diharapkan dapat mengembangkan penyidikan untuk mengungkap asal-usul senjata, pihak yang memasok, jalur distribusi, serta kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.
“Kami memberikan apresiasi kepada Kapolda Maluku Utara beserta seluruh jajaran atas langkah tegas dalam mengungkap dugaan peredaran senjata api ilegal. Ini merupakan bagian penting dari upaya menjaga keamanan masyarakat,” ujar Aldrianus Okay.
Ia berharap proses penyidikan dilakukan secara menyeluruh dan profesional sehingga aparat dapat mengungkap mata rantai peredaran senpi tersebut secara tuntas.
“Jangan hanya berhenti pada pelaku di lapangan. Kalau dalam pengembangan penyidikan ditemukan adanya pemasok, pengendali atau pihak lain yang terlibat, semuanya harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Aldrianus juga menilai kondisi geografis Maluku Utara yang terdiri dari banyak wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan terhadap masuknya barang-barang ilegal.
Karena itu, menurutnya, diperlukan penguatan koordinasi antara Polda Maluku Utara, Polres jajaran, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat untuk mencegah wilayah Maluku Utara dimanfaatkan sebagai jalur distribusi barang ilegal.
“Kinerja seperti ini harus terus dipertahankan. Penegakan hukum yang konsisten akan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjadi pesan tegas bahwa peredaran senjata ilegal tidak boleh dibiarkan,” katanya.
Selain itu, Aldrianus mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam menjaga keamanan dengan melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Ia berharap setiap informasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara profesional dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum dan perlindungan terhadap pemberi informasi.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat. Masyarakat dan media juga memiliki peran dalam memberikan informasi serta mengawal proses penegakan hukum agar berjalan transparan dan tidak tebang pilih,” ujarnya.
Aldrianus menegaskan, Media Fakta Halmahera akan terus memberikan ruang bagi informasi yang berkaitan dengan kepentingan publik, termasuk mengawal upaya aparat dalam memberantas peredaran barang ilegal dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku Utara.
“Kami mengapresiasi kinerja Polda Maluku Utara. Semoga pengungkapan ini menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan yang lebih besar dan memastikan Maluku Utara tidak menjadi tempat berkembangnya peredaran senjata ilegal,” pungkas Aldrianus Okay, Kepala Biro Media Fakta Halmahera Kabupaten Halmahera Tengah.
















