Layanan pasang iklan media : 082173436941
Terkini

Warga Desa Kawasi Rayakan Penutupan Tahun Baru Bersama

295
×

Warga Desa Kawasi Rayakan Penutupan Tahun Baru Bersama

Sebarkan artikel ini

FAKTAHALMAHERA.COM — Masyarakat Desa Kawasi kembali menggelar kegiatan penutupan Tahun Baru yang dilaksanakan secara serentak di dua lokasi, yakni Ecovillage Kawasi dan Kawasi Lama (Kampung Lama). Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan secara bersama oleh masyarakat Desa Kawasi sebagai wujud rasa syukur sekaligus upaya mempererat persaudaraan antarwarga dari berbagai latar belakang agama, baik umat Nasrani maupun Muslim.

Promosi usaha atau Personal branding Anda??
Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut.

Pelaksanaan penutupan Tahun Baru di Ecovillage Kawasi berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Sejak sore hingga malam hari, masyarakat dari berbagai usia tampak memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti doa bersama, refleksi akhir tahun, serta kebersamaan sederhana. Momen ini dimanfaatkan warga untuk saling bersilaturahmi dan memperkuat hubungan sosial yang telah terjalin di tengah kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan di Ecovillage Kawasi tersebut dihadiri oleh Pemerintah Desa Kawasi, Sekretaris Desa, serta Pendeta Edi Karamaha, yang turut memberikan pesan-pesan moral kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Pendeta Edi Karumaha menekankan pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan kedamaian antarumat beragama, terutama dalam menyongsong tahun yang baru.

Pada waktu yang bersamaan, kegiatan penutupan Tahun Baru juga digelar di Kawasi Lama (Kampung Lama). Masyarakat setempat mengikuti rangkaian acara doa bersama dan kebersamaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari tradisi tahunan Desa Kawasi. Meski berlangsung di lokasi berbeda, kegiatan di Kampung Lama tetap memiliki makna yang sama, yakni memperkuat rasa persaudaraan dan menjaga keharmonisan sosial antarwarga.

Pelaksanaan kegiatan secara serentak di dua lokasi ini dinilai sebagai bentuk kearifan sosial masyarakat Desa Kawasi dalam merangkul seluruh warga tanpa membedakan tempat tinggal maupun latar belakang agama. Tradisi ini telah berlangsung dari tahun ke tahun dan menjadi simbol kuat toleransi serta persatuan di Desa Kawasi.

Salah satu warga Desa Kawasi, Yeheskel, menyampaikan bahwa penutupan Tahun Baru yang rutin dilaksanakan bersama ini memiliki arti penting bagi masyarakat.

“Kegiatan ini sudah menjadi tradisi setiap tahun dan selalu dilakukan bersama, meskipun di dua lokasi berbeda. Ini membuktikan bahwa kebersamaan dan toleransi di Kawasi tetap terjaga,” ujarnya, Senin (19/01/2026).

Ia berharap tradisi penutupan Tahun Baru ini terus dipertahankan dan dilestarikan.

“Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda dapat belajar langsung tentang arti kebersamaan, persaudaraan, dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Penutupan Tahun Baru yang digelar secara serentak di Ecovillage dan Kampung Lama ini diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat persatuan, toleransi, dan keharmonisan sosial masyarakat Desa Kawasi dalam menyongsong tahun-tahun mendatang.

 

Redaksi: Draken/”