HALMAHERA TENGAH – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, Didampingi Bupati Kab Halmahera Tengah Dan pimpinan PT iwip. resmi memulai pembangunan Jalan Alternatif Fagogoru sebagai pengganti Jalan Tabalik yang selama ini dikenal rawan kecelakaan dan kerap memakan korban.
Pembangunan jalan sepanjang 2,6 kilometer ini dikerjakan oleh PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) sebagai bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam merespons keluhan masyarakat serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Gubernur Sherly menegaskan bahwa Jalan Fagogoru bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan jalur vital penopang kehidupan masyarakat. Jalan ini menjadi akses utama bagi warga untuk bekerja, bersekolah, serta menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial sehari-hari.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Jalan ini diharapkan mengakhiri risiko kecelakaan yang selama ini menghantui pengguna Jalan Tabalik,” ujar Gubernur Sherly saat peletakan batu pertama.
Proyek Jalan Fagogoru ditargetkan rampung dalam waktu enam bulan dan berada di bawah pengawasan ketat pemerintah daerah guna memastikan mutu dan standar keselamatan terpenuhi. Menariknya, pembangunan ini sepenuhnya dibiayai oleh PT IWIP tanpa menggunakan dana APBD, sehingga tidak membebani keuangan daerah.
Kehadiran jalan alternatif ini disambut antusias masyarakat, yang selama bertahun-tahun mengharapkan solusi atas jalur berbahaya tersebut. Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap proyek ini menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah dan dunia usaha dalam membangun infrastruktur yang berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan rakyat.
Jurnalis Aldyokay
















